Bukittinggi – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA), Kamis (5/6/2026).
Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Dekan FKIP UM Sumbar, Rini Hendrita, M.Pd., dan Dekan FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Junaidi, S.Ag., M.Pd., di Bukittinggi. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Dr. (Cand.) Efri Yoni Baikoeni, M.A. dari Unit Kerja Sama FKIP UM Sumbar dan Dr. Supriadi, Wakil Dekan III FTIK UIN Bukittinggi.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemanfaatan sumber daya yang dimiliki kedua institusi dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta pengembangan kelembagaan.
Dalam bidang pendidikan dan pembelajaran, kedua fakultas akan berkolaborasi melalui berbagai program, antara lain pertukaran dosen sebagai narasumber atau dosen tamu, kolaborasi pembelajaran, serta pertukaran mahasiswa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Kampus Berdampak.
Sementara itu, pada bidang penelitian dan pengembangan keilmuan, kerja sama akan diwujudkan melalui kolaborasi riset, pelibatan reviewer jurnal ilmiah, serta penulisan karya ilmiah bersama berupa artikel, buku ajar, dan book chapter.
Adapun pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kedua institusi berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan bersama yang melibatkan dosen dan mahasiswa, seperti program pendampingan sekolah dan desa, publikasi artikel pengabdian masyarakat, serta penyusunan book chapter hasil kegiatan pengabdian.
Dekan FKIP UM Sumbar, Rini Hendrita, M.Pd., berharap bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis bagi kedua lembaga. Menurutnya, kesamaan visi dalam pengembangan pendidikan serta kedekatan lokasi kampus menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi dan mempermudah koordinasi berbagai program yang akan dilaksanakan.
Meskipun penandatanganan MoA baru dilakukan, hubungan akademik antara FKIP UM Sumbar dan FTIK UIN Bukittinggi sejatinya telah terjalin dengan baik. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut terlihat dari partisipasi dosen FKIP UM Sumbar dalam kegiatan International Student Research Forum (ISRF) 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Bukittinggi pada 7 Mei 2026.
Pada kegiatan yang difasilitasi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Karya Ilmiah dan Riset (UKM KIR) tersebut, peserta membahas tema Bahasa, Sastra, dan Kebudayaan (Cluster 3: Language, Literature and Culture). Dalam forum internasional itu, Dr. (Cand.) Efri Yoni Baikoeni, M.A., dosen FKIP UM Sumbar sekaligus praktisi juru bahasa yang pernah bertugas di Pengadilan Brunei Darussalam, mempresentasikan makalah berjudul “Beyond the Words: The Ethical Responsibility of Interpreter” yang mengupas pentingnya kode etik dalam profesi juru bahasa dan penerjemah lisan.
Melalui penandatanganan kerja sama ini, kedua lembaga berharap dapat memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menghasilkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.